MENTAWAI,
Maestroinfo--Polres
Kepulauan Mentawai menunjukkan bahwa kelangkaan hand sanitizer atau cairan pencuci tangan untuk mengantisipasi
berkembangnya virus corona atau Covid-19 tidak mesti disikapi dengan kepanikan.
Kata Wakapolres Mentawai Kompol
Maman Rosadi SH, Jumat 20 Maret 2020,
selain mencuci tangan memakai cairan antiseptik pembersih tangan (hand
sanitizer) yang mengandung alkohol, bisa juga mencuci tangan dengan sabun
dan air mengalir.
"Kita di Polres Kepulauan Mentawai
melakukan itu. Bahkan Kapolres telah memerintahkan para Kabag, Kasat dan
Kapolsek untuk segera menyiapkan tempat cuci seperti counter, untuk tamu dan
anggota yang mau masuk ke kantor atau ruangan," kata Maman Rosadi.
Intinya kata Maman menambahkan, semua
yang akan memasuki kantor atau ruangan, wajib cuci tangan terlebih dulu.
Bahkan kata Maman Rosadi, dalam
menyikapi kelangkaan hand sanitizer,
Kapolda Sumbar dan Pangdam I/BB
memerintahkan jajarannya untuk meracik sendiri hand sanitizer tersebut.
Sebenarnya kata Maman Rosadi, bahan-bahan yang digunakan
untuk pembuatan hand sanitizer
sederhana, adalah 50 mililter air yang berfungsi sebagai pelarut, 200 mililiter
ethanol berkadar alkohol 95 persen
yang berfungsi sebagai antiseptik, satu sendok teh carbomer untuk pengental, 33 mililiter propylene glycol yang berfungsi sebagai pelembab, dan 3 tetes triethanolamine yang berfungsi sebagai
pengikat pH.
Dikatakannya, formula ini menghasilkan
250 mililter hand sanitizer berkadar
alkohol 63 persen.
"Kita berharap masyarakat bisa
membuatnya sendiri di rumah, sehingga kepanikan masyarakat terhadap penyebaran
virus corona dan kelangkaan hand
sanitizer bisa teratasi," kata Kompol Maman Rosadi. (Fadil/F. Fahlevi)
