Pasar Murah, Solisi di Masa Pandemi Covid-19

No Comments

 

PADANG, Maestroinfo--Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Propinsi Sumatera Barat Asben Hendri membuka secara resmi acara pasar murah dalam rangka memperingati hari besar keagamaan Natal dan Tahun Baru 2021, Selasa (17/11) bertempat di Kantor Camat Pauh Kota Padang.

Asben Hendri dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Bidang Perdagangan Ridonald SE, M.Si mengatakan, pasar murah ini diadakan dalam rangka menghadapi hari besar keagamaan nasional, serta Natal dan Tahun Baru 2021.

"Biasanya kita mengadakan acara pasar murah pada bulan Ramadhan dan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, akan tetapi karena merebaknya wabah Covid-19 maka acara tersebut batal kita laksanakan. Baru sekarang kita bisa mengadakan acara pasar murah ini," ujar Asben Hendri.

Ia berharap agar dalam pelaksanaan pasar murah ini tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Gugus Tugas Covid-19, seperti mencuci tangan sewaktu memasuki area pasar murah, memakai masker dan selalu menjaga jarak agar terhindar dari penyebaran wabah Covid-19.

"Kita tidak ingin acara pasar murah ini menjadi cluster baru penyebaran wabah Covid-19," lanjut pria yang hobi nyanyi dan berpantun ini.

Sementara itu Kabid Perdagangan Ridonald SE,M.Si dalam laporannya mengatakan bahwa acara pasar murah ini diikuti oleh para pelaku usah binaan Disperindag Sumbar, BUMN dan  distributor yang ada di Kota Padang.

"Pasar murah kita adakan di enam lokasi berbeda di Kota Padang. Lokasinya kami pilih di mana menurut pengamatan kami daerah tersebut masyarakatnya masih sangat membutuhkan barang-barang yang berharga murah," ujar Ridonald.

Adapun ke enam lokasi tersebut yaitu, Kantor Camat Pauh (17/11), Kelurahan Padang Sarai Kec Koto Tangah (19/11), Kelurahan Anak Air Kecamatan Koto Tangah (23/11), Kelurahan Ulak Karang Utara Kecamatan Padang Utara (24/11), Kantor Camat Koto Tangah (25/11) dan terakhir di Kelurahan Koto Luar Kecamatan Pauh.

Masih menurut Ridonald, harga di pasar murah ini jauh di bawah harga pasar, distributor langsung menjual dagangannya kepada masyarakat. Di samping setiap pengunjung yang belanja diberi voucher potongan dengan besaran Rp5000/voucher.

Dikatakan, maksud tujuan diadakannya pasar murah ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antara pelaku usaha dan masyarakat serta menumbuhkan rasa kepedulian dengan banyaknya warga yang terdampak wabah Covid-19. Di samping itu untuk mengurangi intensitas masyarakat yang berbelanja di pasar rakyat agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Biaya pelaksanaan pasar murah diambilkan dari dana APBN Disperindag Sumbar tahun 2020,” katanya.

Hadir dalam acara pembukaan pasar murah tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar yang diwakili Gunawan Wicaksono, Deputi Kepala Perwakilan, Kadis Perdagangan Kota Padang, Camat Pauh dan para lurah se-Kecamatan Pauh.

Selesai acara pembukaan masyarakat yang sudah antri untuk berbelanja menyerbu stand-stand yang menyediakan kebutuhan harian, seperti gula, minyak, mie dan lain-lain.

Sovia salah seorang pengunjung pasar murah yang diwawancarai Khazanah mengaku sangat terbantu sekali dengan diadakannya acara pasar murah tersebut.

"Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah yang sudah mengadakan acara pasar murah ini," ujar Sovia. (Marlim)