SIKAKAP, Maestroinfo—Ketulusan pengabdian telah membuat personel
Polsek Sikakap bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca),
Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) tak mengendorkan
semangatnya untuk melakukan penyemprotan disinfektan di area publik pada Kamis
26 Maret 2020.
Hari
itu, dengan mengandalkan alat pelindung diri (APD) seadanya, yang hanya berupa mantel
hujan sangat tipis, petugas penyemprot cairan disinfektan yang terdiri dari personel
Polsek Sikakap, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Koramil, Badan
Keamanan
Laut (Bakamla) Sikakap, Unit Penyelenggara
Pelabuhan (UPP) Kelas III Sikakap, Damkar, Satpol PP, Puskesmas dan Kantor
Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas II Sikakap tetap menjalankan tugasnya tanpa
kenal lelah.
Kendati
demikian kata Kapolsek Sikakap Iptu Hendri SH didampingi Kanit Binmas Polsek
Sikakap Ipda Yanuar, Sabtu 28 Maret 2020, berkat kerjasama semua pihak akhirnya
kegiatan penyemprotan cairan disinfektan hari itu terlaksana juga.
“Kegiatan
penyemprotan disinfektan ini kami lakukan di sekitar 30 lokasi fasilitas
umum, seperti di masjid, Madrasah Aliyah Swasta, lokasi Wifi, Komplek
Pastoran, lingkungan perkantoran Polsek, Posal, Sahbandar, KKP, Koramil, kantor
kecamatan, Puskesmas, Gereja, pelabuhan perikanan dan pasar ikan dan lainnya,”
kata Hendri.
Ia
memastikan, untuk pencegahan merebaknya virus corona di daerah tersebut maka kegiatan
itu akan terus dilakukan sampai daerah Sikakap dinyatakan aman dari COVID-19.
“Kita
juga melakukan penyemprotan terhadap kapal-kapal yang datang. Kapal-kapal
tersebut juga akan terus dilakukan penyemprotan,” katanya.
Hendri
menambahkan, sebelumnya Polsek Sikakap bersama pihak Puskesmas setempat melakukan
penjaringan terhadap penumpang kapal yang datang dari Padang ke Desa Sikakap. Dalam
penjaringan itu katanya, ditemukan ada warga Pagai Utara Selatan (PUS) yang
baru datang dari luar Provinsi Sumatera Barat. “Saat itu kita anjurkan supaya
dia mengisolasi diri sendiri di rumah selama 14 hari," kata Hendri.
Iptu
Hendri menegaskan, meski belum ada kasus Covid-19 di wilayah hukumnya, namun ia
berjanji akan selalu melakukan langkah antisipatif.
“Untuk
itu kita imbau semua lapisan masyarakat saling menjaga kesehatan dan
mengedukasi bahwa menjaga pola hidup sehat lebih penting,” katanya.
Dikatakannya,
dalam giat tersebut pihak Polsek Sikakap juga menyampaikan Maklumat Kepala
Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) nomor Mak/2/III/2020 tanggal 19 Maret
2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan
Penyebaran Virus Corona (COVID-19) kepada masyarakat.
Sementara
camat Sikakap, Fransiskus Sakeletuk mengatakan, kendati dengan keterbatasan
APD, tim gabungan Forkopimca Sikakap tetap melayani warga untuk antisipasi
penyebaran COVID-19.
Tim
kata Fransiskus Sakeletuk menambahkan, akan terus melakukan penyemprotan mulai
dari rumah ibadah, sekolah, asrama dan kantor-kantor di kecamatan itu. Sebab, desa
Sikakap merupakan tempat pintu masuk orang yang datang dari Kota Padang ataupun
dari daerah lainnya. (F. Fahlevi)

