Di
waktu sinar matahari masih belum terik, itulah saat matahari pagi menghasilkan
sinar ultraviolet yang menyentuh permukaan kulit untuk diubah oleh tubuh
menjadi vitamin D, dengan syarat berjemur tanpa mengenakan baju.
MENTAWAI, Maestroinfo--Rabu 1 April
2020, tepat jam 10.00 WIB lapangan Makopolres Mentawai dipenuhi oleh pria-pria
"bertelanjang dada". Bila dirata-rata, hampir semua pria ini bertubuh
atletis dan berotot serta berdada bidang.
Hari itu para pria yang terdiri dari
personel Polres Mentawai, personel TNI 0319/MTW dan personel Basarnaz daerah
setempat bukan tengah mengikuti kegiatan kontes-kontesan, melainkan sedang
berjemur di terik matahari pagi.
Personil Polres Mentawai, Personil TNI
0319/ MTW dan personil Basarnaz daerah setempat melakukan kegiatan berjemur
bersama di lapangan dengan jarak yang ditentukan di Makopolres Mentawai, untuk
mendapatkan manfaat gratis kesehatan alami dari sinar matahari.
Kapolres Mentawai AKBP Dody
Prawiranegara SIK. SH, MH yang memimpin kegiatan itu mengatakan, pagi hari
merupakan waktu yang paling tepat untuk berjemur di bawah sinar matahari.
"Di waktu inilah sinar matahari
masih belum terik sehingga para personel gabungan itu bisa
mendapatkan manfaat gratis kesehatan alami. Sebab sinar matahari pagi
menghasilkan sinar ultraviolet yang menyentuh permukaan kulit untuk diubah oleh
tubuh menjadi vitamin D. Makanya semua personel yang berjemur diminta untuk
membuka bajunya," kata Dody Prawiranegara.
Dikatakannya, vitamin D dibutuhkan untuk
menjalankan fungsi metabolisme kalsium, imunitas tubuh, serta mentransmisi
kerja otot dengan saraf.
"Oleh karena itu kita mengajurkan
personel TNI, Polri dan personel Basarnaz berjemur selama 15 menit saja pada
waktu yang tepat, yaitu pada jam 10.00 WIB setidaknya dua hingga tiga kali
seminggu," kata Dody.
Dalam kegiatan tersebut Kapolres juga
melaksanakan tradisi kenaikan pangkat kepada personil Kodim 0319/MTW yang naik
pangkat pada periode 1 April 2020. (F.
Fahlevi)
